JOKOWI
KU
OLEH
ANGELINA MELISA
Kerutan senyumnnya selalu melekat
pada wajahnya. Kurus tinggi tubuhnya tidak menghilangkan sosok kewibawaannya dalam memimpin.
Pakaian yang dikenakannya sangat
sederhana, membuat rakyat tak segan untuk mendekati dan bercakap ria dengannya.
Uluran tangan pun dia berikan kepada siapapun yang ingin berjabat tangan
dengannya, tergambarkan senyuman lebar masyarakat sangat bangga pada sosok pemimpin
yang senang blusukan ini.
"Pak Jokowi adalah seseorang
yang dekat dengan rakyat, mampu mengatur bawahannya dengan baik, perhatian
terhadap masyarakat, tegas, displin, dan low profil. Tidak hanya menjadi
seorang pemimpin namun juga sebagai seorang PNS. Pak Jokowi beda dengan yang
lain," ujar Agus
Senada dengan Agus, seorang petugas
parker di kawasan Mangkunegaran solo, Maryadi menyatakan bahwa pak Jokowi
adalah orang yang jujur, bersih, transparan, dan berjiwa sosial tinggi. ketika
kepemimpinannya birokrasi menjadi bersih, kota Solo tidak hanya dikenal di
nasional bahkan internasional.
Masa kecilnya yang hidup sangat
sederhana, seorang anak tukang kayu yang rumahnya pernah digusur sebanyak tiga
kali.
Semasa
itu tidak pernah menyurutkan semangatnya untuk belajar, sehingga ia mampu
melanjutkan kuliah Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Sesudah
lulus kuliah, Jokowi sukses dan berhasil menjadi pengusaha furniture.
Dahulu Jokowi bukanlah orang yang terkenal di media massa seperti
politikus lainnya, awal karir politik dimulai saat ia menjadi walikota Solo
pada tahun 2005.
Semangat kerja kerasnya mampu berhasil mengubah Surakata menjadi kota batik, budaya, dan pariwisata. Tak kala nama Jokowi telah lekat pada hati masyarakat Solo.
Popularitas prestasinya inilah yang
membuatnya terkenal di media sampai terdengar di Ibu Kota DKI Jakarta. Pada
tahun 2012 namanya diusung oleh PDIP dalam Pilkada DKI Jakarta, ia pun terpilih
menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Tak
Perlu lama-lama, masyarakat sangat percaya memilih Ir.H. Joko Widodo untuk menjadi Presiden Republik Indonesia ke-7
tahun 2014-2019. Selama 1 tahun kepemimpinan Jokowi, Indonesia maju selangkah
lebih depan, terutama kasus, pembangunan dll mulai transparan diketahui masyarakat.
Salah
satu kasus fakta dari Walhi dan ex-pembakar hutan dari Sumsel, mereka
menyatakan bahwa pembakaran hutan sudah berlangsung sejak tahun 2005 dan
berkolaborasi antara perusahaan perambah hutan dengan pejabat setempat (Bupati
& Gubernur) di provinsi Sumsel, Jambi dan Riau.
Kenapa
baru di era Jokowi kejadian ini di expose
ke media? Sanksi pidana dan perdata sebesar 7 triliun dijatuhkan oleh Jokowi kepada
perusahaan pembakar hutan, sanksi ini pertama kali terjadi (Mata Najwa : Metrotv, 14 oktober 2015)
Kasus
ini menjadi salah satu bukti ketegasan Jokowi yang berhasil mengungkap
peristiwa ini dan menuntaskannya.
Untuk
memajukan kesejahteraan Indonesia tentunya akan banyak target yang sedang
dikerjakan oleh Jokowi untuk Indonesia, supaya Indonesia menjadi negara yang
dapat bersaing di dunia.
Seperti
salah satunya prestasi Indonesia di dunia selama satu tahun pemerintahan Jokowi,
Indonesia menjadi urutan kedua kuasai pangsa pasar udang di Amerika Serikat
(Jawapos 9 september 2015)
Inilah bukti
dari “kerja, kerja dan kerja” yang ditanamkan jokowi dibenak setiap rakyat
Indonesia, sebagai generasi penerus bangsa kita harus terus bekerja menghasilkan karya dan prestasi. Karena Negara Indonesia membutuhkan
kita untuk dapat maju.
Sosok Jokowi
merupakan putra bangsa Indonesia yang berprestasi, humanis, serta tulus membangun
kesejahteraan Indonesia patut menjadi teladan generasi muda Indonesia yang
cerdas.
Pantang
menyerah dan kerja keras menjadi kunci kesuksesan dalam meraih prestasi, tindak
kerja nyata bukan hanya sekedar retorika harus kita tanamkan sejak dini, Generasi
muda Indonesia Pasti Bisa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar