Selasa, 08 November 2016

JOKOWI KU
OLEH ANGELINA MELISA
            Kerutan senyumnnya selalu melekat pada wajahnya. Kurus tinggi tubuhnya tidak menghilangkan sosok  kewibawaannya dalam memimpin.
            Pakaian yang dikenakannya sangat sederhana, membuat rakyat tak segan untuk mendekati dan bercakap ria dengannya. Uluran tangan pun dia berikan kepada siapapun yang ingin berjabat tangan dengannya, tergambarkan senyuman lebar masyarakat sangat bangga pada sosok pemimpin yang senang blusukan ini.

            "Pak Jokowi adalah seseorang yang dekat dengan rakyat, mampu mengatur bawahannya dengan baik, perhatian terhadap masyarakat, tegas, displin, dan low profil. Tidak hanya menjadi seorang pemimpin namun juga sebagai seorang PNS. Pak Jokowi beda dengan yang lain," ujar Agus
            Senada dengan Agus, seorang petugas parker di kawasan Mangkunegaran solo, Maryadi menyatakan bahwa pak Jokowi adalah orang yang jujur, bersih, transparan, dan berjiwa sosial tinggi. ketika kepemimpinannya birokrasi menjadi bersih, kota Solo tidak hanya dikenal di nasional bahkan internasional.
            Masa kecilnya yang hidup sangat sederhana, seorang anak tukang kayu yang rumahnya pernah digusur sebanyak tiga kali.
Semasa itu tidak pernah menyurutkan semangatnya untuk belajar, sehingga ia mampu melanjutkan kuliah Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Sesudah lulus kuliah, Jokowi sukses dan berhasil menjadi  pengusaha furniture.
            Dahulu Jokowi  bukanlah orang  yang terkenal di media massa seperti politikus lainnya, awal karir politik dimulai saat ia menjadi walikota Solo pada tahun 2005.
Semangat kerja kerasnya mampu berhasil mengubah Surakata menjadi kota batik, budaya, dan pariwisata. Tak kala nama Jokowi telah lekat pada hati masyarakat Solo.
            Popularitas prestasinya inilah yang membuatnya terkenal di media sampai terdengar di Ibu Kota DKI Jakarta. Pada tahun 2012 namanya diusung oleh PDIP dalam Pilkada DKI Jakarta, ia pun terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta. 
Tak Perlu lama-lama, masyarakat sangat percaya memilih  Ir.H. Joko Widodo  untuk menjadi Presiden Republik Indonesia ke-7 tahun 2014-2019. Selama 1 tahun kepemimpinan Jokowi, Indonesia maju selangkah lebih depan, terutama kasus, pembangunan  dll mulai transparan diketahui masyarakat.
Salah satu kasus fakta dari Walhi dan ex-pembakar hutan dari Sumsel, mereka menyatakan bahwa pembakaran hutan sudah berlangsung sejak tahun 2005 dan berkolaborasi antara perusahaan perambah hutan dengan pejabat setempat (Bupati & Gubernur) di provinsi Sumsel, Jambi dan Riau.
Kenapa baru di era Jokowi kejadian ini di expose ke media? Sanksi pidana dan perdata sebesar 7 triliun dijatuhkan oleh Jokowi kepada perusahaan pembakar hutan, sanksi ini pertama kali terjadi (Mata Najwa : Metrotv, 14 oktober 2015)
Kasus ini menjadi salah satu bukti ketegasan Jokowi yang berhasil mengungkap peristiwa ini dan menuntaskannya.
Untuk memajukan kesejahteraan Indonesia tentunya akan banyak target yang sedang dikerjakan oleh Jokowi untuk Indonesia, supaya Indonesia menjadi negara yang dapat bersaing di dunia.
Seperti salah satunya prestasi Indonesia di dunia selama satu tahun pemerintahan Jokowi, Indonesia menjadi urutan kedua kuasai pangsa pasar udang di Amerika Serikat (Jawapos 9 september 2015)
Inilah bukti dari “kerja, kerja dan kerja” yang ditanamkan jokowi dibenak setiap rakyat Indonesia, sebagai generasi penerus bangsa kita  harus terus bekerja menghasilkan karya dan prestasi. Karena Negara Indonesia membutuhkan kita untuk dapat maju.
Sosok Jokowi merupakan putra bangsa Indonesia yang berprestasi, humanis, serta tulus membangun kesejahteraan Indonesia patut menjadi teladan generasi muda Indonesia yang cerdas.
Pantang menyerah dan kerja keras menjadi kunci kesuksesan dalam meraih prestasi, tindak kerja nyata bukan hanya sekedar retorika harus kita tanamkan sejak dini, Generasi muda Indonesia Pasti Bisa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar